Dipisuhi Sopir Taksi

Sudah jadi nasib saya ndak punya kendaraan sendiri. Mau pegi kemana-mana musti naek kendaraan umum. Kalau ndak Busway ya Taksi, Angkot atau Kopaja. Tapi dua yang terakhir ini paling saya hindari. Pertama karena saya takut kecopetan (ada dua rekan kerja saya yang disamber henpunnya di Kopaja) dan yang kedua males panas plus sumpek apalagi kalau sampe kena macet. Beuuugh!

Ada dua hal yang menyebabkan saya sampai sekarang belum ada niatan buat nyari kendaraan pribadi. Pertama, mobilitas saya yang memang tidak terlalu tinggi karena lebih banyak menghabiskan waktu bekerja dan menyalurkan hobi-hobi saya didepan komputer, dan kedua adalah ciutnya nyali saya melihat kondisi lalu lintas Jakarta yang wet-ruwet nan wut-mawut itu. :-w
Continue reading Dipisuhi Sopir Taksi