SAMSUNG NX1 Quick Test

Hari Senin kemarin sewaktu pulang kampung, saya berkesempatan icip-icip kamera mirrorless SAMSUNG NX1 di Jogja. Saya dipinjami kamera APS-C dengan kemampuan on-board 4K video recording pada frame rate 24FPS ini dari salah satu teman admin komunitas DSLR Cinema Indonesia yang tinggal di Jogja. Jadi ini bukan review berbayar ya. Hehehe…

Mungil! Tapi feel DSLR-nya masih dapet.Sarapan lontong opor dulu di Alun-Alun Kidul sebelum menjajal NX1

Hanya ada 4 tes yang saya lakukan karena keterbatasan waktu dan saya juga harus bergantian dengan rekan member DCI lain yang ingin mencoba. Semoga lain kali saya bisa memegang kamera ini lebih lama agar bisa melakukan in-depth review.  Tes yang saya lakukan adalah:

  • Detail 4K
  • Rolling Shutter
  • Moire
  • Continuous Auto Focus

Untuk menyaksikan hasil tes dalam kualitas 4K, klik icon settings di pojok kanan bawah, ubah quality menjadi 2160p (4K). Jangan lupa tonton di full screen mode ya. 

Beberapa catatan singkat setelah memegang kamera ini kurang dari 2 jam:

Pros

  • Batere awet. Selama 2 jam pemakaian untuk video batere masih sisa sekitar 40%.
  • Layar SUPER AMOLED-nya jernih sekali, dan tidak terlalu reflektif. Shooting di luar ruangan dengan cahaya matahari persis di belakang kamera, masih nyaman.
  • Grip enak. Feel DSLR-nya dapet banget. Asik untuk keperluan fotografi.
  • Detail gambar 4K luar biasa! Ternyata codec H.265 ini memang benar efisien. Kecil ukuran file-nya, tapi kualitas gambar keren banget.
  • Tidak menemukan Moire.
  • Focus Peaking (bisa diubah warnanya).

Cons

  • Zebra Function tidak ada pilihan mengatur IRE.
  • Tidak bisa mengatur segala sesuatunya di Picture Wizard seperti contrast, saturation dan lain-lain dengan  WYSIWYG. 
  • Tidak ada tombol dedicated Focus Assist.
  • Tidak ada Log Profile (flat picture style).
  • Codec H.265 belum bisa diolah natively di editing software. Harus convert ke format lain. Saya memakai Wondershare dan convert ke ProRes HQ.
  • Tombol perekaman video terlalu kecil dan letaknya terlalu berdekatan dengan tombol Exposure Compensation. Gampang bikin salah pencet. IMG_7839

Semoga beberapa kekurangan dari segi fitur di atas bisa teratasi di next firmware update.

Tips:
Karena tidak ada Log Profile, ini adjustment yang saya lakukan untuk mendapatkan gambar yang lebih flat agar mudah untuk dilakukan color correction. 

Naikkan value Master Black Level ke +15

Naikkan value Master Black Level ke +15

Ubah Gamma Control ke Gamma DR

Ubah Gamma Control ke Gamma DR

Kurangi value Contrast ke -10

Kurangi value Contrast ke -10

Untuk spesifikasi lengkap mengenai kamera ini, silakan cek di laman web ini.

Valentine’s Day Short Films

Selamat hari kasih sayang!

Ada dua film pendek yang saya shoot untuk menyambut valentine’s day kali ini . Film pertama berjudul “Antara Dua Dunia (A World Between)”, dan film kedua berjudul “Job Interview”.

“Antara Dua Dunia (A World Between)” saya produksi bersama  teman-teman Last Day Production (LDP). Di sini saya bertugas menjadi penata sinematografi yang istilah kerennya adalah Director of Photography. Tapi karena naskah baru diterima sehari sebelum syuting dan tidak ada recce, semua shot saya desain langsung di set sebelum syuting dimulai (tidak ada shot list). Persis sebelum syuting dimulai, saya langsung mendesain di mana sudut penempatan kamera, pergerakan kamera, frame size, lampu, dan blocking aktor/aktris agar sesuai dengan konsep story telling. Proses syuting selama 2 hari yang disponsori oleh hujan dan mengantuk karena syuting dari pagi ketemu pagi.

Di produksi ini saya hanya dibantu oleh 1 orang assistant camera dan 1 orang sound recordist. Tanpa kru yang lain-lain.  Film ini saya syut menggunakan Sony A7s dan lensa-lensa prime Canon L series dengan focal length 24mm, 35mm, 50mm, dan 100mm (macro).

Foto-foto Behind The Scenes

“Job Interview” saya produksi bersama teman-teman SOS Project. Di sini saya bertugas sebagai sinematografer, sutradara, sekaligus editor.  Karena naskah sudah saya terima beberapa hari sebelum syuting, saya masih sempat untuk membuat shot list agar proses syutingnya lebih rapi dan efektif.

Screenshot shot list yang saya buat.

Khusus untuk film “Job Interview” ini, selain menggunakan kamera Sony A7s, saya memakai external recorder Atomos Shogun untuk mendapatkan resolusi gambar 4K(3840 x 2160). Saya memutuskan memakai alat ini karena banyak dialog dalam film ini dan saya tidak ingin aktor & aktris  take berkali-kali demi mendapatkan beberapa frame size untuk dialog yang sama. Karena output yang saya pakai adalah 1080p,  maka saya bisa crop dari resolusi 4K menjadi beberapa frame size namun dengan kualitas gambar yang tetap tajam (axial cutting).

Lensa-lensa yang saya pakai dalam  video ini adalah full set Canon CN-E 35mm Cine Prime (14mm, 24mm, 35mm, 50mm, 85mm, 135mm).

Foto-foto Behind The Scenes

Komentar yaaa… :D

Screen Shot 2014-10-26 at 11.38.22 PM

6 Alasan Konyol Unfriend di Social Media – Selamat hari Blogger Nasional!

Apa social media platform yang sering kamu pakai? Path? Twitter? Facebook?  Tumblr? Apa sih manfaat memakai social media bagi kamu selain sebagai media untuk tetap bisa berinteraksi dengan teman-teman kamu yang jauh jaraknya? Lalu, apakah kamu pernah saling unfriend bahkan sampai ribut dengan teman kamu karena sesuatu hal di social media seperti dalam video di bawah ini?

Udah nonton videonya? Jadi kamu masih mau berteman dengan saya kan meskipun saya aneh (di social media)? Aslinya sih saya keren kok, nggak aneh. Ngok.

Video ini saya buat bersama team SOS Project  untuk Indomie. Sekilas proses syutingnya bisa ditonton di video di bawah ini.

Foto-foto behind the scenes

Oh ya, hari ini tanggal 27 Oktober adalah Hari Blogger Nasional. Dan weblog alias blog adalah salah satu bentuk Social Media lho.

SELAMAT HARI BLOGGER NASIONAL!

 

 

 

blog

WEBSERIES: SOSHORT PRODUKSI KE-4 & 5 DENGAN SONY A7S

Setelah memulai tayang perdana di Youtube sejak 7 bulan yang lalu, akhirnya #SOShort memasuki produksi ke-5.  Webseries yang ndak jelas maunya apa dan lucunya di mana ini, sampai saat blogpost ini ditulis sudah rilis sebanyak 27 episode.

Di produksi ke-4 & 5, saya memutuskan menjajal kemampuan kamera mirrorless bersensor full frame terbaru dari Sony untuk digunakan memproduksi webseries. Yaitu Sony A7s.

My A7s

Langsung ditonton saja yuk salah satu episodenya yang disyut menggunakan kamera ini. Tonton di kualitas HD ya!

Dua alasan utama kenapa saya memutuskan memproduksi SOShort dengan A7s: Continue reading

Featured Image

Project Selo: SOShort Produksi Ke-2

Akhirnya SOShort produksi ke-2 sudah mulai tayang  di Youtube. Di produksi kali ini, kami banyak bermain visual effect.  Ada beberapa sketsa yang kami shoot memakai green screen.

Kami itu siapa? Kami yang tergabung di SOS Project adalah: @bramadr @monstreza @_iFad @NCLYS @goenrock @pipis @bobzoranges

Langsung saja tonton dan tertawakan SOShort episode ke-9 dengan pemeran @NDIGUN & @masova ini.

Continue reading

My Video Works, My CG Works and Other Stuffs